Rabu, 06 Mei 2026

Praktikum Mikrotik 1 Individu

Praktikum Mikrotik 1 Individu

🎯 Tujuan Praktikum

  • Memahami cara instalasi dan penggunaan aplikasi Winbox sebagai tools konfigurasi MikroTik.
  • Mengetahui fungsi dan pengelolaan interface pada router MikroTik.
  • Mampu melakukan konfigurasi IP Address pada jaringan lokal.
  • Memahami cara kerja DHCP Client dalam menerima IP Address dari ISP.
  • Mampu membuat dan mengkonfigurasi DHCP Server untuk membagikan IP otomatis ke client.
  • Mengetahui tanda keberhasilan konfigurasi melalui terbentuknya IP Pool.

🧰 Alat dan Bahan

  • Laptop / PC sebagai perangkat konfigurasi
  • Router MikroTik
  • Kabel LAN (UTP)
  • Koneksi ISP (Internet Service Provider)
  • Aplikasi Winbox

⚙️ Langkah Kerja Praktikum

1. Mengunduh & Menjalankan Aplikasi Winbox

Langkah pertama yaitu mengunduh aplikasi Winbox versi Windows melalui website resmi MikroTik. File Winbox biasanya berbentuk winbox.exe dan dapat dijalankan langsung tanpa proses instalasi.

Penjelasan Foto: Memperlihatkan file aplikasi Winbox.exe yang telah diunduh di dalam folder sistem Windows. File bertipe "Application" ini bersifat portable, artinya bisa langsung dieksekusi dengan cara klik dua kali tanpa membebani sistem dengan instalasi.
2. Login ke Router MikroTik

Hubungkan Port Ether1 ke ISP/Modem, dan Port Ether2 ke Laptop/PC. Buka Winbox, lalu perhatikan tab Neighbors. Klik dua kali pada perangkat yang terdeteksi. Gunakan kredensial default (Username: admin, Password: kosong).

Login Winbox
Penjelasan Foto: Menampilkan antarmuka awal login Winbox. Terlihat pada tab 'Neighbors' di bagian bawah, router MikroTik seri hAP lite (RB941-2nD) berhasil terdeteksi berdasarkan MAC Address-nya. Ini membuktikan koneksi kabel fisik sudah benar dan siap dikonfigurasi.
3. Mengganti Nama Interface

Agar konfigurasi tidak membingungkan, kita beri nama pada port yang digunakan. Masuk ke menu Interfaces.

  • Ubah nama ether1 menjadi ISP TJKT (sebagai jalur internet).
  • Ubah nama ether2 menjadi SERVER (sebagai jalur jaringan lokal).
Interface ISP TJKT
Penjelasan Foto: Jendela properti interface ether1. Di sini terlihat nama interface secara sistem telah diubah menjadi "ISP TJKT". Terdapat tanda (R) atau Running, yang berarti kabel internet dari ISP sudah menancap dengan baik di port ether1.
Interface SERVER
Penjelasan Foto: Jendela properti interface ether2. Sama seperti langkah sebelumnya, nama port diubah menjadi "SERVER". Port inilah yang nantinya akan mendistribusikan IP address lokal ke arah PC/Laptop praktikan.
4. Konfigurasi IP Address & DHCP Server

Setelah mendapatkan akses internet via DHCP Client, atur IP untuk jaringan lokal melalui menu IP → Addresses. Kemudian, bagikan IP tersebut secara otomatis ke client melalui fitur DHCP Server → DHCP Setup yang diarahkan ke interface SERVER.

Address List Lokal
Penjelasan Foto: Menampilkan jendela "Address List". Terlihat konfigurasi IP Address (contoh: 192.168.23.x/24) telah sukses disematkan secara spesifik pada antarmuka "SERVER". Ini akan menjadi gerbang (Gateway) bagi jaringan lokal.
IP Pool Sukses
Penjelasan Foto: Menampilkan daftar "IP Pool" beserta status "DHCP Server". Terlihat sebuah pool bernama 'dhcp_pool0' telah terbentuk. Rentang alamat IP (Addresses) dari 192.168.23.2 hingga 192.168.23.254 mengindikasikan bahwa sistem siap menyewakan IP otomatis kepada perangkat client yang terhubung ke port ether2.

📊 Hasil Praktikum

Setelah seluruh langkah dilakukan, router MikroTik berhasil menerima IP dari ISP melalui DHCP Client pada interface ISP TJKT. Selain itu, interface SERVER telah memiliki IP Address sebagai gateway jaringan lokal. DHCP Server juga berhasil dibuat dan mampu membagikan IP Address otomatis kepada client.

✅ Kesimpulan

Konfigurasi dasar MikroTik menggunakan Winbox meliputi pengaturan interface, DHCP Client, IP Address, dan DHCP Server dapat dilakukan dengan baik. Router berhasil menerima koneksi internet dari ISP dan membagikannya ke jaringan lokal secara otomatis.

https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEgpYcbjAUjWSmTgJ2Msh6Cw-vCFzyWdJrOEXu4Spvq5o7BuVa9jamwjjobcR8tzgXpndUdVnANFLiNBRbszLGIs0JklOvdsHufp50-bf-RB_X6HY4EawNkcFjB6X4vzGLw6_rpbtC6ezr9Z8UwXUWzSMyYMTmuQEqvLIUtZQhyiDTNaQy_8Lb151Gok3T8










https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEh-N1Z1BZXk1xNIXOpaDMgCcYP-ORow0pF5NYdXqMzCTSRFHQxFegJCfwYW_REghFXoGJ2IB879_DJvQSBtKrWdSfV7aeU7vngZMr6-pvUEcjysWa6RqwawHWGRj5EXb6ZAgsBmRlQ46aPxJ9khknif8Bv8Jdq-ErfbCvuQTIGfCn0nqM-nkXKgqzEUQz8





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Virtualisasi Sistem Operasi

Materi Virtualisasi Materi Virtualisasi Modul Pembelajaran Pengertian Virtualisasi adalah teknologi yang memungkinkan satu komputer ...